Cilok Sehat dan Protein Tinggi Jadi Pilihan Menu Takjil Viral Ramadan Ini

Jumat, 13 Februari 2026 | 08:57:39 WIB
Cilok Sehat dan Protein Tinggi Jadi Pilihan Menu Takjil Viral Ramadan Ini

JAKARTA - Cilok selama ini dikenal sebagai jajanan jalanan yang digemari banyak orang karena teksturnya yang kenyal serta rasa gurihnya yang khas. Namun, bagi penggemar pola makan sehat, olahan cilok konvensional sering kali dipandang kurang ideal karena terbiasa dibuat dari tepung yang tinggi karbohidrat. Kini, tren baru muncul di media sosial: resep cilok sehat yang diklaim kaya protein dan cocok untuk menu takjil berbuka puasa.

Inovasi Cilok yang Lebih Bergizi

Cilok sehat versi baru ini menjadi pembicaraan di berbagai platform media sosial, terutama Instagram, karena menawarkan alternatif camilan yang tidak hanya mengenyangkan tetapi juga memiliki nilai gizi lebih lengkap daripada cilok biasa. Ragam tambahan bahan seperti daging ayam dan jamur diyakini mampu meningkatkan kandungan protein dan serat, sehingga lebih seimbang secara nutrisi.

Kreator kuliner yang membagikan resep ini melalui unggahan di akun Instagram @zahrofitriah_ menjelaskan bahwa jajanan cilok tradisional “lebih banyak karbohidrat dan tepung” sehingga kurang ideal jika dikonsumsi tanpa adanya tambahan nutrisi lain. Lewat versi sehat ini, kebutuhan protein dan serat bisa terpenuhi lebih baik, tanpa mengorbankan kenikmatan rasa cilok itu sendiri.

Bahan-Bahan yang Digunakan

Untuk membuat cilok sehat tinggi protein ini, kamu bisa menyiapkan sejumlah bahan utama sebagai berikut:

Dada ayam — 350 gram

Jamur kuping — 150 gram (telah ditumis)

Cabai merah keriting — (telah ditumis)

Cabai rawit keriting — (ditumis)

Bawang putih — (ditumis)

Bawang merah — (ditumis)

Daun bawang — (ditumis)

Tepung tapioka — 4–5 sendok makan

Telur — 1 butir

Minyak — 1 sendok makan (untuk menumis)

Untuk bumbu tambahan, gunakan kaldu ayam, saus tiram, kecap asin, dan lada bubuk sesuai selera. Semua bahan tersebut dipadukan untuk menciptakan adonan cilok yang kenyal dan gurih sekaligus tinggi gizi.

Langkah Praktis Membuat Cilok Sehat

Resep ini sebenarnya cukup sederhana dan bisa dipraktikkan sendiri di rumah. Langkahnya diawali dengan menumis bawang putih, bawang merah, cabai, jamur, dan daun bawang sampai aroma harum tercium. Setelah itu, dada ayam dihaluskan dan dicampurkan ke dalam tumisan bumbu tersebut.

Selanjutnya, tambahkan telur dan tepung tapioka ke dalam campuran, lalu aduk hingga adonan dapat dibentuk menjadi bola-bola kecil. Rebus cilok tersebut di air mendidih sampai semuanya mengapung menandakan telah matang dan siap diangkat. Olahan ini bisa langsung dinikmati atau disimpan sebagai stok makanan beku (frozen food) jika ingin disajikan lain waktu.

Saus Cocolan Pedas Sebagai Pelengkap

Untuk menambah kenikmatan saat menyantap cilok sehat ini, kreator resep juga membagikan cara membuat saus cocolan pedas segar yang bisa menjadi pendamping ideal. Bahan-bahannya cukup sederhana, yakni cabai rawit merah yang direbus, cabai merah keriting rebus, bawang putih rebus, serta perasan jeruk nipis. Tambahkan sedikit garam, madu, dan air secukupnya sebelum semua bahan dihaluskan dan disesuaikan rasanya.

Rasa saus cocolan ini diyakini mampu memberikan sensasi pedas sekaligus kesegaran asam manis yang pas untuk cilok sehat tinggi protein. Saus ini menjadi pelengkap penting karena membantu menghadirkan keseimbangan antara rasa pedas, asam, dan manis, serta menambah selera makan saat berbuka puasa.

Menjadi Pilihan Takjil yang Mengenyangkan

Karena kandungan protein dari ayam serta serat dari jamur, resep cilok ini dianggap lebih ramah bagi mereka yang ingin tetap menjaga pola makan sehat selama menunaikan ibadah puasa. Dibandingkan cilok biasa yang dominan berupa karbohidrat, versi sehat ini menghadirkan nilai gizi yang lebih lengkap tanpa mengabaikan cita rasa yang nikmat.

Tidak heran apabila resep tersebut ramai dicoba serta dibagikan ulang oleh para pengguna media sosial, khususnya mereka yang tengah menjalani diet atau gaya hidup sehat, dan ingin menikmati takjil yang mengenyangkan namun tetap bergizi.

Terkini